Selamat atas datangnnya Juni
Dan pergilah Mei .................
Entah ada cerita yang tak mengenakkan disini, terasa sangat
Mei adalah bulan penuh cobaan bagi saya. Bulan yang seringkali membuat saya
menangis karena penyesalan-penyesalan kecil dari kenyataan yang tak terduga.
Saya Kecewa dan sakit hati. Ini bukan karena CINTA. Lebih mengarah ke PERSAHABATAN.
Tak tahu kenapa kalau tentang cinta, saya tidak terlalu memperdebatkan dalam
hati. Pasalnya Sahabat dalam hidup saya adalah seseorang yang lebih berarti
dari pacar. Seseorang yang lebih tahu dan memahami kita seutuhnya.
Akhir-akhir ini ada apa dengan saya TUHAN ?
Apa salahku sehingga teman yang ku anggap lebih dari saudara
mengabaikanku secara hina ?
Aku bingung . Tanya hati ini ?.
Jelas saja akan kau dapati luka yang sungguh sudah parah.
Tak mampu lagi dibaluti kulit yang baru. Mungkin ia akan
bernanah dan membusuk. !.
Agh, aku ingin melupakan semua cerita tentang dia di masa
lalu.
Mungkin sekarang dan seterusnya kita akan berbeda., tak lagi
bersama untuk tertawa dan sedih.
Kita tapaki jalan hidup kita sendiri. Lebih tepatnya Hidupmu
hidupku.
Tapi aku tidak akan memutuskan tali silaturrahmi ini, akan
ku rajut selamanya meski harus terpisahkan jarak diantara kita nanti.
Amarahku telah redam teman.,
Tapi maaf namamu tak lagi trtulis dan terdaftar sebagai
teman sejatiku.
Saya puas dengan sikapmu itu, adanya begini akan jauh lagi
lebih mendewasakan saya.
Kemarin, Esok, atau Lusa saya akan tetap jalani hidup ini
dengan bahagia. Kamu pun demikian. Semoga bahagia juga J doaku selalu menyertaimu ...
Dan saya harus mengucapkan Terima
kasih sudah pernah ada dalam cerita hidup saya teman.
Baik-buruknya saya jadikan sebagai pelajaran dalam kehidupan ke depan kelak.
Semoga anda-anda menemukan teman atau pun sahabat yang lebih baik ketimbang saya.
#IkhlasMelepasmu
Baik-buruknya saya jadikan sebagai pelajaran dalam kehidupan ke depan kelak.
Semoga anda-anda menemukan teman atau pun sahabat yang lebih baik ketimbang saya.
#IkhlasMelepasmu

Komentar
Posting Komentar