Akhir Yang Bahagia
Dalam gerimis
terselip rindu yang menghujani kalbu
Ini tentang
rindu yang telah kusam
Tentang
cinta yang telah hilang setahun yang lalu
Goresan
luka lama yang masih menyisakkan perih
Guratan
masa tertinggal rasa ..
Datang sesosok
makhluk dari kaum adam
Yang
kembali menerangi kegelapan hatiku
Menyapu sunyi
dan kesepian diri
Memungut
puing-puing yang berserakan dihati
Menjadikannya
utuh ...
Bertemu
secara tak sengaja
Getar
didada semakin karuan menarik diri dalam
genggamannya
Belum
pasti, dan masih dalam bayang semu
Aku tak
peduli akan rasa yang hadir tanpa
persetujuan dariku dulu
Aku
menolak, tapi batin kecil ini selalu ingin merengkuhnya lagi
Apakah ku
jatuh cinta lagi, Tuhan ?
Kenapa harus
di waktu yang tak tepat seperti ini?
Sepenggal
cerita masa lalu masih membekas pilu
Tuhan,
inikah caramu untuk memberikan kebahagiaan
tanpa
memberi kode terlebih dahulu
Bahwa
hatiku masih di datangi musim kemarau kemarin
Tuhan,
telah Kau tanamkan kembali cinta disini
Meski masih
tandus dan layu untuk berbunga
1 tanda
kehidupan yang sempat mati
Akan
kembali bersinar dan hidup karena 1 cinta suci
Atas nama
cinta ini, aku akan lebih layak hidup dalam desah nafasnya
Dialah
pemilik sejati hati ini ...
Takkan ku
biarkan cinta yang lain mengusiknya
Hanya
untukknya seorang ...
Terima
kasih Tuhan....
Telah
menghadirkan dia dalam hidupku
Terima
kasih Tuhan atas rasa yang tak pernah hilang ini
Aku
mencintainya karena Engkau Tuhanku
Sang pemilik cinta ini ....
Komentar
Posting Komentar