Selepas Kau Pergi

Senja kali ini tak bermakna, sendiri dan sepi
Awan hitam tampak jelas dilangit
Tatapanku menjadi kosong
Seakan mengerti duka yang mendalam itu masih terasa sesak


Mengingatmu . ..
Hatiku menangis nan pilu
Kau yang begitu ku cintai, takkan pernah lagi ku lihat senyum tawamu
Pelukan hangatmu, Belaianmu ..
kini telah pergi untuk selamanya


Andai waktu bisa ku putar kembali,
Aku hanya ingin bersamamu disetiap detik dan waktu
Takkan lagi ku sia-siakan dirimu
Aku hanya ingin bahagia bersamamu duhai kekasih


Apa mau dikata? Semua yang terjadi begitu cepat
Sungguh diluar dugaan manusia,
Kuasa Allah, dan aku tak bisa menentang takdirNya
Meski berat, aku harus bisa merelakan kepergianmu kasih.


Selepas kau pergi . . .
Aku tak tahu lagi bagaimana cara mencintai seseorang dengan tulus
Seperti yang kau selalu perjuangkan untuk diriku
Aku hampa tanpamu,
Hatiku seolah telah mati rasa untuk kesekian kalinya
Entah sampai kapan . . .


Kasih, betapa aku mencintaimu
Tapi ternyata Tuhan lebih mencintaimu
Kau dipanggil pulang ke pangkuanNya lebih dulu
Tenang disana ya kasih . ..

Jarak dan Dunia kita sudah berbeda
Tapi doaku bisa menjadi kedekatan dirimu denganku
Aku akan selalu merindukanmu, sampai kapanpun itu
Namamu akan ada selalu dihati ini.



*Puisi ini ditujukkan Untuk Kekasih Teman Saya Yang telah pergi untuk selamanya.
*Next Cerpen "Selepas Kau Pergi"












Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pergi untuk kembali

Ini aku apa adanya

Jaman Putih merahku