Sudahlah

Sebesar apapun pengorbanan.
Balasannya dengan timpalan datar
Yang mencipta sembilu.

Buat apa mengharap dia
Yang jelas-jelas acuh
Dan tak peduli rasamu,
Baginya kau hanya sebatas tamu
Yang mampir sebentar,
Lalu, kembali pulang.

Sudahlah.
Lupakan.
Jangan jadi budak perasaan.
Jangan buat waktu, secara percuma

Biarkan dia bahagia.
Dengan caranya kini
Mungkin jauh lebih baik.

Sadar.
Ini penolakan.
Cinta bukan tentang kebahagiaan.
Tapi cinta juga sumber dari luka hati.

Apalah gunanya, jika bersama
Yang bahagia hanya aku.
Sementara dia, tidak .


Cintai dia dalam hati saja.
Simpanlah namanya,
Rahasiakan rasa ini.
Cukup sanggup menjadi pengagum setianya.


Belajar berdamai dengan takdir.
Atas nama cinta,
Aku akan selalu melihatmu bahagia,
Walau bukan aku yang membahagiakanmu.


Lesane , 12.9.2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pergi untuk kembali

Ini aku apa adanya

Jaman Putih merahku