Ada apa denganmu wahai ibuku?
Kenapa Kau tak pernah mau aku mengetahuinya. Selalu saja, aku tahu dari belakangan.
Apa karena Kau tak mau aku sibuk memikirkanmu ?
anak apa aku ini? kenapa ibu selalu menyembunyikan rasa sakit dariku.
selalu saja ini yang terlontar dari bibirnya :" Mama baik-baik saja, jangan khawatir nak. Mama tidak mau menambah beban lagi untukmu".
Lantas apa yang terjadi kemarin dirumah kita? Kau merintih kesakitan? Dan itu sama sekali tak ada yang memberitahukan kepada aku.
Kau hanya tersenyum menahan sakit, agar aku tak khawatir dengan keadaan ibu?
"Ibu baik-baik saja nak " kata-kata itu terdengar lirih dan sedikit parau.
Tuhan., ini kata-kata perih sungguh. Seperti ada sayatan silet yang mengiris cepat di hati.
Air mata tak bisa ku tahan lagi, betapa sayangnya beliau terhadapku hingga tak mau aku memikirnya._
Makhluk Tuhan yang benar-benar mulia sekali, aku jadi makin cinta dan sayang ibu. Cintaku melebihi nyawaku sendiri.
Tuhan Terima kasih telah memberiku Ibu yang berhati baik, tulus dan sabar ini. Ku bahagia bersamanya. Ibu tak pernah mau marah kepadaku, selalu saja berkata-kata lembut meski tersadari bahwa anaknya yang salah. Ia tetap membelaku saja. Maafkan saya,ibu._ yang selalu membuatmu marah dan kesal dan bahkan mungkin pernah menyakiti hatimu :( ku sungguh sujud dibawah kakimu sebagai penyesalan besr terhadap kelakuanku yang tidak baik itu.
Ibu, terima kasih atas kerelaanmu dan kerja kerasmu sehingga aku bisa sekolah sampai di tingkat Mahasiswa ini., Meski kau selalu berpura-pura bahagia dan menyanggupi anakmu ini.
Kehebatan Ibu yang membuat aku terus semangat dan berusaha dalam mengapai cita-cita :'). Ibu adalah manusia hebat untuk anak-anaknya, apapun keadaannya.Sekalipun kau lapar dan seharian tak makan , yang ada dalam pikiranmu adalah bagaimana kehidupan anak saya di negri orang? "Makan apa hari ini nak,.? Jangan terlalu capek. Jaga kesehatan dan jaga dirimu baik-baik disana? ". Kutipan obrolan diujung telepon selalu saja membuat mata dan wajahku basah karena dibanjiri air mata.
Tuhan selama aku tak bersamanya, sehatkanlah beliau
Jaga dan lindungilah beliau Tuhan...
Tuhan, Jangan biarkan Ia terlihat sakit
Aku tak ingin ada kesedihan disudut matanyaAku sungguh mencintainya....
Aku ingin ibu baik-baik saja.
Buang rasa sakit dan perihnya Tuhan.
Kembalikan senyum Ibuku lagi Tuhan..
Agar aku tak gila karena memikirkannya disana...
Tuhan .....
betapa menyesalnya diri ku jika tak dpt membahagiakannya :')
Apa karena Kau tak mau aku sibuk memikirkanmu ?
anak apa aku ini? kenapa ibu selalu menyembunyikan rasa sakit dariku.
selalu saja ini yang terlontar dari bibirnya :" Mama baik-baik saja, jangan khawatir nak. Mama tidak mau menambah beban lagi untukmu".
Lantas apa yang terjadi kemarin dirumah kita? Kau merintih kesakitan? Dan itu sama sekali tak ada yang memberitahukan kepada aku.
Kau hanya tersenyum menahan sakit, agar aku tak khawatir dengan keadaan ibu?
"Ibu baik-baik saja nak " kata-kata itu terdengar lirih dan sedikit parau.
Tuhan., ini kata-kata perih sungguh. Seperti ada sayatan silet yang mengiris cepat di hati.
Air mata tak bisa ku tahan lagi, betapa sayangnya beliau terhadapku hingga tak mau aku memikirnya._
Makhluk Tuhan yang benar-benar mulia sekali, aku jadi makin cinta dan sayang ibu. Cintaku melebihi nyawaku sendiri.
Tuhan Terima kasih telah memberiku Ibu yang berhati baik, tulus dan sabar ini. Ku bahagia bersamanya. Ibu tak pernah mau marah kepadaku, selalu saja berkata-kata lembut meski tersadari bahwa anaknya yang salah. Ia tetap membelaku saja. Maafkan saya,ibu._ yang selalu membuatmu marah dan kesal dan bahkan mungkin pernah menyakiti hatimu :( ku sungguh sujud dibawah kakimu sebagai penyesalan besr terhadap kelakuanku yang tidak baik itu.
Ibu, terima kasih atas kerelaanmu dan kerja kerasmu sehingga aku bisa sekolah sampai di tingkat Mahasiswa ini., Meski kau selalu berpura-pura bahagia dan menyanggupi anakmu ini.
Kehebatan Ibu yang membuat aku terus semangat dan berusaha dalam mengapai cita-cita :'). Ibu adalah manusia hebat untuk anak-anaknya, apapun keadaannya.Sekalipun kau lapar dan seharian tak makan , yang ada dalam pikiranmu adalah bagaimana kehidupan anak saya di negri orang? "Makan apa hari ini nak,.? Jangan terlalu capek. Jaga kesehatan dan jaga dirimu baik-baik disana? ". Kutipan obrolan diujung telepon selalu saja membuat mata dan wajahku basah karena dibanjiri air mata.
Tuhan selama aku tak bersamanya, sehatkanlah beliau
Jaga dan lindungilah beliau Tuhan...
Tuhan, Jangan biarkan Ia terlihat sakit
Aku tak ingin ada kesedihan disudut matanyaAku sungguh mencintainya....
Aku ingin ibu baik-baik saja.
Buang rasa sakit dan perihnya Tuhan.
Kembalikan senyum Ibuku lagi Tuhan..
Agar aku tak gila karena memikirkannya disana...
Tuhan .....
betapa menyesalnya diri ku jika tak dpt membahagiakannya :')
![]() |
| Add caption |
![]() |
| Add caption Senja Diatas balkon Kost saya (Ambon) |
Te amo mamá
El amor por encima de todo


Komentar
Posting Komentar